Lestarikan Akar Budaya, Desa Umeanyar Gelar Bulan Bahasa Bali dengan Semarak

26 Februari 2026 10:25:45 WITA

BULELENG – Pemerintah Desa Umeanyar, Kecamatan Seririt, kembali meneguhkan komitmennya dalam menjaga kelestarian budaya lokal melalui penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali VIII. Kegiatan yang dipusatkan di Balai Desa Umeanyar ini dilaksanakan pada Senin, 23 Februari 2026, dengan melibatkan antusiasme tinggi dari generasi muda hingga tokoh masyarakat setempat.

Penyelenggaraan tahun ini menonjolkan sinergi yang kuat antara jajaran dinas dan adat. Perbekel Umeanyar, Putu Edy Mulyana, SE, bersama Bandesa Adat Umeanyar, I Made Nita, membuka langsung rangkaian acara tersebut sebagai wujud nyata dukungan terhadap pelestarian bahasa, aksara, dan sastra Bali.

Rangkaian Lomba dan Pelestarian Tradisi

Sepanjang hari, suasana Desa Umeanyar tampak semarak dengan berbagai perlombaan yang dirancang untuk mengasah bakat sekaligus mempertebal identitas kebalian krama desa:

  1. Nyurat Aksara Bali: Diikuti oleh peserta kategori anak-anak guna menanamkan kecintaan terhadap tulisan asli Bali sejak dini.

  2. Lomba Karaoke Lagu Bali: Ajang unjuk bakat olah vokal untuk mempopulerkan seni musik lokal di kalangan masyarakat.

  3. Lomba MC Berbahasa Bali: Sebuah terobosan penting untuk mencetak generasi muda yang mahir dalam tata cara membawakan acara (mabaos bali) secara formal dan santun.

Sinergi Pemerintah Desa dan Adat

Dalam sambutannya, Perbekel Umeanyar, Putu Edy Mulyana, SE, menekankan bahwa momentum 23 Februari ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan benteng pertahanan budaya di tengah arus modernisasi.

"Kami di Pemerintah Desa Umeanyar ingin memastikan bahwa identitas kita sebagai orang Bali tidak luntur. Melalui lomba seperti MC berbahasa Bali dan Nyurat Aksara, kita menyiapkan generasi yang bangga akan jati dirinya," ujar Putu Edy Mulyana.

Senada dengan Perbekel, Bandesa Adat Umeanyar, I Made Nita, menyatakan apresiasinya atas partisipasi aktif warga. Menurutnya, kolaborasi antara desa dinas dan desa adat adalah kunci utama keberhasilan pelestarian budaya di Umeanyar.

"Bahasa, aksara, dan sastra Bali adalah roh dari kehidupan kita di desa adat. Kami sangat mengapresiasi dukungan Pemerintah Desa dalam mewadahi krama untuk terus belajar dan mencintai budayanya sendiri," ungkap I Made Nita.

Kegiatan Bulan Bahasa Bali VII di Desa Umeanyar ini diharapkan dapat terus berlanjut secara konsisten, guna memastikan nilai-nilai luhur budaya Bali tetap hidup dan relevan bagi generasi mendatang di Kabupaten Buleleng.

Komentar atas Lestarikan Akar Budaya, Desa Umeanyar Gelar Bulan Bahasa Bali dengan Semarak

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah Pengunjung

Kalender Bali

Lokasi Umeanyar

tampilkan dalam peta lebih besar